Tuesday, May 27, 2008

Kana di Negeri Kiwi

Pengarang : Rosemary Kesauly
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2005
Jenis : Fiksi
Halaman : 152

Juara 1 Lomba Novel Teelit Writer 2005Tak pernah terlintas di benak Kana bahwa dia harus pindah ke Negeri Kiwi. Itu berarti dia harus meninggalkan Yogyakarta, kota asalnya, dan Rudy, cowok yang dicintainya. Tapi apa boleh buat, mau tak mau Kana harus menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya: ayah yang dikenalnya setelah usianya lima belas tahun, teman-teman baru, sekolah baru, kebiasaan baru, dan yang lebih penting pengalaman baru.Untung ada Jyotika. Gadis imigran India yang cantik jelita ini langsung menjadi teman baik Kana. Namun di tahun keduanya di Negeri Kiwi, Kana mulai merasakan berbagai perubahan. Banyak masalah yang membuatnya pusing. Berat badan yang naik, tugas-tugas yang menumpuk, obsesinya pada Rudy yang tidak pernah berakhir, dan lebih parah lagi Jyotika, yang selalu diandalkan sebagai tempat curhat, tiba-iba menjauh. Jyotika menjadi cepat tersinggung dan selalu menghindar. Apa yang terjadi? Bosankah dia menjadi temannya? Ataukah karena akhir-akhir ini Kana sering jalan bareng Tsunehisa, cowok Jepang kece di sekolahnya, yang juga cowok favorit Joy?


Kedua orangtua Kana telah lama bercerai. Kana dan ibunya tinggal di Yogyakarta sedangkan ayah Kana tinggal di negara asalnya, Selandia Baru. Selama belasan tahun Kana hanya mengenal ayah kandungnya dari foto dan kartu-kartunya yang beliau kirimi setiap Kana berulang tahun. Kana anak tunggal, namun kehidupannya tidaklah menyenangkan. Ia dan ibunya sering bertengkar. Ibu Kana menyalahkan Kana sebagai penyebab perceraiannya. Ketika Kana berusia 15 tahun, hubungan mereka semakin buruk. Ibunya ingin menikah lagi dan beliau seenaknya meminta Kana untuk pindah ke Selandia Baru, ikut dengan ayahnya. Tentu saja Kana tidak terima! Namun, Kana tidak mampu melawan kehendak ibunya. Di situasi yang tidak mengenakkan ini, Rudi, cowok Kana, malah minta putus. Alasan Rudi ingin putus sungguh menggelikan. Kana merasa dunianya benar-benar runtuh. Duh guys, gimana kalau kamu ada di posisi Kana? Sedih banget pastinya ya. Tapi kesedihan Kana tidak berlangsung lama. Ayahnya yang seorang dosen atropologi di Auckland University, ternyata sangat menyayanginya. Kana jadi betah tinggal di Negeri Kiwi itu. Negeri Kiwi? Ya, Kana menyebut Selandia Baru, Negeri Kiwi. Kiwi adalah buah nasional negara itu. Burung khas Selandia Baru pun bernama Burung Kiwi. Bahkan penduduk Selandia Baru sering disebut sebagai orang Kiwi. Di Selandia Baru, Kana punya sahabat bernama Jyotika Talwar (Joy). Gadis imigran India ini selalu menjadi teman curhat Kana. Cuma...entah kenapa, Joy mendadak menjauhinya. Kana sampai pusing memikirkannya. Bermacam masalah lain pun muncul di hadapan Kana. Berat badannya yang naik melulu, tugas sekolah yang bejibun, dan obsesinya pada Rudi yang terus menghantui. Apa sebenarnya yang menyebabkan Joy yang cantik dan lembut itu berubah menjadi pribadi yang pemarah? Mungkinkah Joy iri melihat Kana dekat dengan Tsunehisa, cowok Jepang yang keren di sekolah? Bagaimana caranya agar Kana mampu melupakan kenangan bersama Rudi? Akankah Kana jadian dengan Tsunehisa, cowok yang juga ditaksir oleh sahabatnya ini? Penasaran nih yeee... Sobat muda, novel yang bersetting negara Selandia Baru ini digambarkan Rosemary Kesauly (penulis) dengan sangat apik dan menarik. Kebetulan, Rose pernah mengikuti pertukaran pelajar di negeri ini waktu SMA. Jadi ia mengetahui dengan detil dan pasti setiap sisi dari Negeri Kiwi. Hmmm...membaca novel ini kita serasa ‘berwisata’ ke Selandia Baru lho. Asyik banget! Rose juga lihai mengaduk emosi pembaca. Kamu bisa tersenyum atau menitikkan air mata bila mengikuti alurnya. Ohya, sekedar informasi, novel ini pernah menjadi novel terbaik dalam Lomba Novel Teenlit Writer tahun 2005 yang diselenggarakan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama. So, emang tepat kalau novel ini masuk ke dalam daftar bacaan kamu.

No comments: